Pada masing-masing memang terdapat kebaikan. Capailah dengan sungguh-sungguh apa yang berguna bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla dan janganlah kamu menjadi orang yang lemah. Apabila kamu tertimpa suatu kemalangan, maka janganlah kamu mengatakan; 'Seandainya tadi saya berbuat begini dan begitu, niscaya tidak akan menjadi
Masuklah kamu ke dalam agama Islam), ada yang membaca 'salmi' dan ada pula 'silmi' (secara keseluruhan) 'hal' dari Islam artinya ke dalam seluruh syariatnya tanpa kecuali, (dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah) atau jalan-jalan (setan), artinya godaan dan perdayaannya untuk membeda-bedakan, (sesungguhnya ia musuhmu yang nyata), artinya
Rasulullah SAW memberikan perhatian besar terhadap perkara marah ini, hingga Rasul bersabda: لاَ تَغْضَبْ وَلَكَ الْجَنَّةُ “Janganlah engkau marah, maka bagimu surga.” (HR. Thabrani) (Hadits Shahih, Riwayat Ibnu Abid Dunya, Lihat Shahiihul jaami’ No. 7374). Lalu bagimana cara untuk menahan atau menghindari marah?
Artinya: Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. « At-Taghabun 13 At-Taghabun 15 »
Matius 10:10 - “Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, karena seorang pekerja berhak mendapat upahnya”. Lukas 9:3 - “kata-Nya kepada mereka: ‘Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju”.
”Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. Mata adalah pelita tubuh.
Maksudnya: Apabila salah seorang daripada kamu berasa marah, hendaklah dia diam. Al-Adab al-Mufrad (245) Berdiam diri sewaktu marah adalah lebih baik, kerana dalam keadaan marah, perkataan-perkataan yang diungkapkan berkemungkinan akan mengguris perasaan orang lain dan mungkin memberi ancaman kepada diri sendiri. Kesimpulan
Kalau salah seorang di antara kamu marah, maka diamlah'. (HR. Imam Ahmad dalam Al-Musnad, 1/329) 2. Ubah posisimu saat marah. 'Janganlah engkau marah, maka bagimu surga' (HR. At-Thabrani) Mengendalikan amarah memang sulit, tetapi kita harus tetap bisa mencoba semaksimal mungkin untuk bersikap sabar, ya!
gsuXc.